Background

CONTOH PROGRAM LINKED LIST C++

Program C++ LINKED LIST

Linked list (list bertaut) adalah salah satu struktur data dasar yang sangat fundamental dalam bidang ilmu komputer. Dengan menggunakan linked list maka programmer dapat menimpan datanya kapanpun dibutuhkan. Linked list mirip dangan array, kecuali pada linked list data yang ingin disimpan dapat dialokasikan secara dinamis pada saat pengoperasian program (run-time).

Linked List sering disebut juga Senarai Berantai
Linked List saling terhubung dengan bantuan variabel pointer
Masing-masing data dalam Linked List disebut dengan node (simpul) yang menempati alokasi memori secara dinamis dan biasanya berupa struct yang terdiri dari beberapa field.

Operasi-Operasi yang ada pada Linked List
Insert
Istilah Insert berarti menambahkan sebuah simpul baru ke dalam suatu linked list.
IsEmpty
Fungsi ini menentukan apakah linked list kosong atau tidak.
Find First
Fungsi ini mencari elemen pertama dari linked list
Find Next
Fungsi ini mencari elemen sesudah elemen yang ditunjuk now
Retrieve
Fungsi ini mengambil elemen yang ditunjuk oleh now. Elemen tersebut lalu dikembalikan oleh fungsi.
Update
Fungsi ini mengubah elemen yang ditunjuk oleh now dengan isi dari sesuatu
Delete Now
Fungsi ini menghapus elemen yang ditunjuk oleh now. Jika yang dihapus adalah elemen pertama dari linked list (head), head akan berpindah ke elemen berikut.
Delete Head
Fungsi ini menghapus elemen yang ditunjuk head. Head berpindah ke elemen sesudahnya.
Clear
Fungsi ini menghapus linked list yang sudah ada. Fungsi ini wajib dilakukan bila anda ingin mengakhiri program yang menggunakan linked list. Jika anda melakukannya, data-data yang dialokasikan ke memori pada program sebelumnya akan tetap tertinggal di dalam memori.

Operasi-operasi untuk Stack dengan Linked List
IsEmpty
Fungsi memeriksa apakah stack yang adamasih kosong.
Push
Fungsi memasukkan elemen baru ke dalam stack. Push di sini mirip dengan insert dalam single linked list biasa.
Pop
Fungsi ini mengeluarkan elemen teratas dari stack.
Clear
Fungsi ini akan menghapus stack yang ada.

Operasi-operasi Queue dengan Double Linked List
IsEmpty
Fungsi IsEmpty berguna untuk mengecek apakah queue masih kosong atau sudah berisi data. Hal ini dilakukan dengan mengecek apakah head masih menunjukkan pada Null atau tidak. Jika benar berarti queue masih kosong.
IsFull
Fungsi IsFull berguna untuk mengecek apakah queue sudah penuh atau masih bisa menampung data dengan cara mengecek apakah Jumlah Queue sudah sama dengan MAX_QUEUE atau belum. Jika benar maka queue sudah penuh.
EnQueue
Fungsi EnQueue berguna untuk memasukkan sebuah elemen ke dalam queue (head dan tail mula-mula meunjukkan ke NULL).
DeQueue
Procedure DeQueue berguna untuk mengambil sebuah elemen dari queue. Hal ini dilakukan dengan cara menghapus satu simpul yang terletak paling depan (head).

Single Linked List Circular

Single Linked List Circular (SLLC) adalah Single Linked List yang pointer nextnya menunjuk pada dirinya sendiri. Jika Single Linked List tersebut terdiri dari beberapa node, maka pointer next pada node terakhir akan menunjuk ke node terdepannya.
Pengertian:
Node : rangkaian beberapa simpul
Single : artinya field pointer-nya hanya satu buah saja dan satu arah.
Linked List : artinya node-node tersebut saling terhubung satu sama lain.
Circular : artinya pointer next-nya akan menunjuk pada dirinya sendiri sehingga berputar

Deklarasi:
Deklarasi node dibuat dari struct berikut ini:
typedef struct TNode{
int data;
TNode *next;
};

Pembentukan node baru
Digunakan keyword new yang berarti mempersiapkan sebuah node baru
berserta alokasi memorinya.

TNode *baru;
baru = new TNode;
baru->data = databaru;
baru->next = baru;
Dibutuhkan satu buah variabel pointer: head
Head akan selalu menunjuk pada node pertama
Penambahan data di depan
Penambahan node baru akan dikaitan di node paling depan, namun pada saat pertama kali (data masih kosong), maka penambahan data dilakukan pada head nya.
Pada prinsipnya adalah mengkaitkan data baru dengan head, kemudian head akan menunjuk pada data baru tersebut sehingga head akan tetap selalu menjadi data terdepan. Untuk menghubungkan node terakhir dengan node terdepan dibutuhkan pointer bantu.

Penambahan data di depan

void insertDepan(int databaru){
TNode *baru,*bantu;
baru = new TNode;
baru->data = databaru;
baru->next = baru;
if(isEmpty()==1){
head=baru;
head->next=head;
}
else {
bantu = head;
while(bantu->next!=head){
bantu=bantu->next;
}
baru->next = head;
head = baru;
bantu->next = head;
}
printf(”Data masuk\n“);
}
Penambahan data di belakang
Penambahan data dilakukan di belakang, namun pada saat pertama kali data langsung ditunjuk pada head-nya.
Penambahan di belakang lebih sulit karena kita membutuhkan pointer bantu untuk mengetahui data terbelakang, kemudian dikaitkan dengan data baru. Untuk mengetahui data terbelakang perlu digunakan perulangan.

Penambahan data di belakang

void insertBelakang (int databaru){
TNode *baru,*bantu;
baru = new TNode;
baru->data = databaru;
baru->next = baru;
if(isEmpty()==1){
head=baru;
head->next=head;
}
else {
bantu = head;
while(bantu->next != head){
bantu=bantu->next;
}
bantu->next = baru;
baru->next = head;
}
printf(”Data masuk\n“);
}

Operasi Penghapusan

Penghapusan node dilakukan dengan memutus rantai node kemudian menghapus node. Jika node berada di tengah rangkaian, rangkaian yang terputus perlu disambung kembali. Untuk memudahkan penghapusan simpul dibutuhkan dua cursor sebagai simpul bantu. Selain cursor juga dibutuhkan simpul head sebagai acuan awal simpul dalam rangkaian.

Berikut langkah langkah untuk menghapus simpul dalam rangkaian:

Buat cursor bantu yang menunjuk ke awal node(simpul).
Pindahkan cursor ke node berikutnya
Putus sambungan awal node dengan node berikutnya.
Hapus rangkaian
Jika berada di akhir rangkaian, putuskan dari rangkaian sebelumnya
Jika di tengah rangkaian, pindahkan penunjukan node berikutnya, atau di akhir, atau setelah node yang akan dihapus

Ilustrasi Hapus Depan

void hapusDepan (){
TNode *hapus,*bantu;
if (isEmpty()==0){
int d;
hapus = head;
d = head->data;
if(head->next != head){
bantu = head;
while(bantu->next!=head){
bantu=bantu->next;
}
head = head->next;
delete hapus;
bantu->next = head;
}else{
head=NULL;
}
printf(“%d terhapus\n“,d);
} else printf(”Masih kosong\n“);
}

Ilustrasi Hapus Belakang

void hapusBelakang(){
TNode *hapus,*bantu;
if (isEmpty()==0){
int d;
hapus = head;
if(head->next == head){
head = NULL;
}else{
bantu = head;
while(bantu->next->next != head){
bantu = bantu->next;
}
hapus = bantu->next;
d = bantu->data;
bantu->next = head;
delete hapus;
}
printf(“%d terhapus\n“,d);
} else printf(”Masih kosong\n“);
}

semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkanya



sumber : http://bakrimegadata.wordpress.com/category/algotima-c/